Ciri-ciri Masuk Angin dan Pencegahannya Selain Minum Tolak Angin

0
201
cara mencegah masuk angin

Sekarang memasuki musim penghujan yang membuat beberapa orang rentan terkena penyakit. Salah satu yang mudah terserang adalah masuk angin. Udara yang dingin, kehujanan, kurang tidur, kurang istirahat, dan asupan makanan yang tidak terjaga membuat siapa saja mudah masuk angin. Tidak hanya yang tua tetapi juga anak-anak. Biasanya obat yang dikonsumsi oleh masyarakat adalah tolak angin.

Masuk angin sendiri di dalam dunia medis tidak dikenal. Penyakit ini hanya kumpulan gejala dari berbagai infeksi virus, yang serupa gejala flu. Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, namun tidak seharusnya juga menganggap remeh masuk angin ini.

Ciri-ciri Masuk Angin

Masuk angin merupakan penyakit yang dikenal masyarakat secara turun temurun. Biasanya, ciri-ciri masuk angin ini bisa dirasakan seperti meriang, nyeri otot, sakit kepala, hilang nafsu makan, merasa lelah, kedinginan, demam, perut kembung, sakit perut, diare, pegal-pegal, hingga sering buang angin yang berbau.

Cara Cegah Masuk Angin

Tubuh sangat butuh asupan makanan yang bernutrisi, cairan yang cukup serta istirahat untuk memulihkan tubuh yang sedang masuk angin. Namun, tentu akan lebih menyenangkan jika tidak terserang penyakit sama sekali. Berikut cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari masuk angin.

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir sesering mungkin, terlebih sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah berinteraksi dengan orang yang sakit, setelah bermain dengan binatng, serta setelah menggunakan kendaraan umum.
  2. Gunakan penutup kepala agar udara dingin, angin, dan air hujan tidak mengenai bagian kepala.
  3. Konsumsi makanan sehat, bergizi, serta memperbanyak minum air putih.
  4. Lakukan vaksinasi flu secara rutin setidaknya satu kali setahun.
  5. Rajin berolahraga, tidur yang cukup, serta menerapkan pola hidup sehat dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol, kafein, dan juga tidak merokok.
  6. Mandilah dengan air hangat agar saluran napas jadi lega.

Mengatasi Masuk Angin

Bagi masyarakat Indonesia saat terkena masuk angin, hal yang dilakukan adalah kerokan, minum teh atau air hangat, minum jamu, ataupun minum tolak angin saja sudah cukup. Tolak angin sendiri memiliki manfaat untuk mengatasi gejala masuk angin, seperti perut kembung, mual, demam, serta meriang.

Bahan utama yang terkandung dalam tolak angin sendiri adalah bahan-bahan alami atau herbal, seperti adas, daun mint, jahe, madu, kayu ules, dan daun cengkeh.

Tidak hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Tolak angin anak bisa dikonsumsi oleh anak-anak berusia mulai dari 2 hingga 6 tahun yang sedang mengalami batuk biasa. Selain dalam bentuk cair, ada juga tolak angin dalam bentuk tablet, permen, hingga dalam bentuk serbuk yang jadi pilihan. Jangan khawatir, sebab tolak angin ini termasuk obat herbal yang aman dikonsumsi sesuai porsinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here